Sentimen Positif Pasar Uang Dari Release Lowongan Kerja

26 Jun 2014

sebanranya sudah bukan hal batru ketika kita sedang mendengarkan berita ekonomi bisnis , maka imbasnya pasti laporan keuangan yang membuat sentimen baik itu positif maupun negatif yang berimbas pada penguatan mata uang bersangkutan. Seperti release lowongan pekerjaan di Australia membuat sentimen positif mata uang Australia. Dalam range perdagangan yang cukup sempit ini, AUD/USD diperdagangkan pada 0.9400 atau menurun tipis sebanyak 0.06% dari sebelumnya. Laporan dari Biro Statistik Australia mencatat bahwa lowongan kerja Australia mengalami kenaikan sebanyak 2.5% untuk periode Maret-Mei, menurun jika dibandingkan dengan bulan Desember-Februari, yang tercatat 2.8%.

Secara umum, malam tadi Dolar AS diperdagangkan melemah terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya akibat muramnya laporan GDP AS kuartal pertama tahun 2014. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa GDP AS terkontraksi hingga 2.9%, jauh dari ramalan konsensus yang menyebutkan bahwa kontraksi akan terjadi hingga 1.7% saja.

Berkat laporan tak menggembirakan tersebut, Aussie pun sempat melejit hingga di atas level 0.9400 pada Rabu malam tadi. Namun, di sesi perdagangan Asia pada hari ini, AUD/USD telah kembali stabil meskipun masih diperdagangkan pada level tinggi.

Lalu bagaiman dengan ulasan Dalam negri kits? , bulan pebruari semakin sedikit membingungkan untuk pemula forex seperti saya, bagaiman tidak dengan sangat cepatnya pergantian trends dan banyak sekali sentimen dalam negeri yang membuat semua bisa bertolak belakang dengan analisa kita.

Rupiah merosot ke level terendah sejak bulan Februari 2014 setelah Bank Indonesia mengatakan bahwa lemahnya Rupiah akan menunjang ekspor Indonesia.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara kemarin menyebutkan bahwa Bank Indonesia membiarkan Rupiah melemah untuk sementara demi meningkatkan daya saing kompetitif ekspor Indonesia dan menekan impor. Defisit Neraca Perdagangan melebar ke 1,96 miliar USD pada bulan April, menunjukkan kesenjangan antara ekspor dan impor terbesar sejak bulan Juli tahun lalu. Hal itu berpotensi melebarkan defisit Neraca Berjalan.

Lalu kapan ada release yang membangkitkan trends yang bisa menguatkan rupiah ?befbc6641119ddb431bf27ef70d37a18_1


TAGS dollar australia sentimen positif sinyal baik rupiah turun


-

Author

Follow Me